February 29, 2016

What is Love?


Cinta itu seperti ice cream
Bermacam rasa dan warna
Mampu membuat banyak orang bahagia..

Cinta itu seperti kopi
Rasanya pahit
Tapi manis ketika gula melengkapinya..

Cinta itu seperti alkohol
Menenangkan
Manis di mulut tapi terasa terbakar ketika melewati kerongkongan..

Cinta itu seperti drugs
Membuat setiap orang bagai melayang di udara
Sekaligus membuat candu..

Cinta itu seperti pencuri
Selalu datang tiba-tiba dan tak terduga
Kapan pun dan kepada siapa pun

Cinta itu gila,
Menyimpan sejuta perasaan
Pahit dan manis
Tangis dan tawa
Menyimpan banyak pengajaran, kekuatan, dan semangat di dalamnya

Ketika cinta dapat mempengaruhi seseorang untuk terus berjuang menjadi lebih baik
Ketika cinta mengajarkan bagaimana berkorban demi orang lain
Ketika cinta mengajarkan tersenyum untuk kebahagiaan orang lain
Ketika cinta mengajarkan ketulusan
Ketika cinta mengajarkan untuk saling menerima apa adanya
Ketika cinta mengajarkan untuk saling mendukung
Ketika cinta mengajarkan untuk bangkit dari masa lalu yang kelam
Ketika cinta mengajarkan untuk selalu menabur kebahagiaan
Ketika cinta mengajarkan untuk saling memaafkan
Ketika cinta menghasilkan setiap mahluk baru di dunia

Cinta bukanlah suatu kebohongan adanya, tapi merupakan suatu kebenaran yang di dalamnya tersimpan kekuatan tersembunyi bagi orang yang menerimanya dengan senang dan hati yang tulus, lalu menyebarkan kebahagiaan tersebut ke setiap orang yang mereka temui..

Sehingga setiap orang yang merasa tersakiti oleh cinta, akan menyadari kalau hanya cinta jugalah obat yang dapat memberi kekuatan dan semangat untuk kembali bangkit menjalani lembar baru..

Walaupun hanya dengan tindakan kecil,
Walaupun hanya dengan kata-kata sederhana,
Walaupun hanya dengan senyuman,
Tapi kalau di dalamnya ada cinta dan ketulusan,
Bukankah sudah mampu membuat orang tersenyum bahagia?
 

February 19, 2016

Not Just a Dream



“Aku ingin punya rumah besar, banyak mobil, dan harta yang berlimpah”

Mimpi yang terlihat kecil, tapi bukankah itu juga merupakan suatu mimpi? Di balik kecilnya mimpi yang terucapkan, bukankah tersimpan harapan terpendam di dalamnya?

“Aku ingin menjadi aktor berbakat”
“Aku ingin menjadi model terkenal”
“Aku ingin menjadi designer ternama”

Semua adalah impian. Impian masa kecil yang besar tapi perlahan pudar ketika beranjak dewasa. Seakan impian itu hilang ditelan zaman yang semakin lama semakin maju.

Belajar, belajar, dan belajar.
Sekolah, les, dan rumah. Semuanya dipenuhi dengan belajar.
Okay, tak ada yang salah dengan semua ini. Tapi tak bisakah beri setiap anak kesempatan untuk meraih impiannya?
Karena ilmu, bukan hanya matematika.
Ilmu bukan hanya ekonomi.
Ilmu bukan hanya biologi.
Karena tidak semua anak ingin menjadi dokter.
Tidak semua anak ingin menjadi arsitek.
Tidak semua anak ingin menjadi pegawai pemerintah.

Lantas, apa mereka berarti tidak hebat?
Apa mereka bodoh?
Apa mereka sekecil dan serendah itu?
Apa mereka mustahil untuk menjadi orang yang besar dan sukses nantinya?

Dibalik kata-kata ingin menjadi “sukses” tak terpikirkah kalau “sukses” bukan hanya dokter, pengusaha, arsitek, dan pekerjaan-pekerjaan lain yang dianggap besar oleh banyak orang di luar sana.
Karena, tanpa disadari banyak orang, menggapai mimpi yang sedari kecil kita impikan, merupakan “ sukses”  yang lebih hebat dan lebih besar dari segalanya.